Kolaborasi UPER dengan Schlumberger Tingkatkan Keahlian AI

Daftar Isi

Kenaikan kebutuhan pekerjaan dalam bidang Artificial Intelligence atau kecerdasan artifisial tahun 2030 bisa mencapai 31.4% menurut Biro Statistika Tenaga Kerja Amerika.

Indonesia sendiri masih memiliki ketersediaan tenaga ahli bidang Artificial Intelligence (AI) dengan jumlah yang minim. Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Kemendikbud Ristek mengatakan bahwa, kurang lebih akan ada 250 ribu ahli dalam bidang Artificial Intelligence yang Indonesia butuhkan dalam kurun waktu lima tahun ke depan.

Kerja sama UPER dengan Schlumberger

Melihat peluang Artificial Intelligence di Indonesia yang semakin gemilang. Schlumberger Indonesia mengajak Kampus Swasta Unggulan untuk bekerja sama dalam penyelenggaraan pelatihan Artificial Intelligence Academy.

Kegiatan ini memiliki tujuan agar mahasiswa dan alumni Universitas Pertamina, serta profesional industri energi bisa memiliki tambahan bekal dan kemampuan dalam pemanfaatan teknologi AI guna optimalisasi industri energi Indonesia.

Pemilihan Universitas Pertamina sebagai rekan kolabirasi karena kerja sama antar keduanya telah terjalin baik sejak 2019. Hal ini disampaikan oleh Devan Keith K Jeya Raj selaku Managing Director Schlumberger Indonesia.

Selain adanya kerja sama yang sudah terbangun lama, prestasi dari mahasiswa Universitas Pertamina di berbagai kejuaraan sudah tidak perlu kita ragukan lagi. Salah satu buktinya adalah tim UPER yang mampu menjadi pemenang dalam ajang DELFI Data Science Hackthon tahun 2021.

Sedangkan pada tahun 2022, tim dari Universitas Pertamina akan maju dalam kejuaraan Internasional Petrobowl. Keikutsertaan ini mewakili regional Asia Pasifik.

Ngurah Beni Setiawan selaku AI Academy Project Manager Schlumberger Indonesia mengungkapkan bahwa pelatihan berlangsung sejak 8 Agustus hingga 23 September 2022.

Pelatihan ini mendapat dukungan dari kurang lebih 13 instruktur global dari profesional industri energi, termasuk dosen Universitas Pertamina. Dalam prosesnya, para peserta AI Academy harus menyusun proek akhir yang harus mengikuti kompetisi. 3 peserta terbaik berkesempatan magang di Schlemberger.

Dalam rangka merealisasikan teknologi digital dalam bidang energi, Universitas Pertamina melalui pusat kajian atau center of excellence mendukung tumbuhnya beragam inovasi. Misalnya, Center for Geoscience Artificial and Advanced Computing yang sudah berhasil memberikan inovasi yang bermanfaat bagi industri energi.

Itulah kerja sama yang Universitas Pertamina lakukan bersama Schlemberger untuk meningkatkan kemampuan mahasiswanya dalam bidang kecerdasan artifisial atau Artificial Intelligence.

Berbagai kolaborasi akan terus Universitas Pertamina kembangkan guna menciptakan inovasi terbaru yang bermanfaat dalam industri energi Indonesia.

Ingin tahu lebih detail tentang program dan berita terbaru dari Universitas Terbaik di Jakarta? Silakan kunjungi universitaspertamina.ac.id. Selamat membaca!


Posting Komentar